Karena Ia Tak Kan Kembali

"Karena Ia Tak Kan Kembali" table of contents

  1. Karena Ia Tak Kan Kembali
  2. Page 2
  3. Page 3

Allah _ta’ala_ telah tetapkan bagi setiap hamba waktu yang terus berputar. Setiap individu memiliki jatah waktu 24 jam dalam sehari semalam.

Namun dalam menyikapi waktu yang Allah _ta’ala_ berikan tersebut, manusia terbagi menjadi dua golongan. Ada yang benar-benar memanfaatkannya semaksimal mungkin, namun di sisi lain ada pula yang ‘masa bodoh’ terhadap waktu yang Allah _ta’ala_ berikan.

Bahkan saking agungnya nikmat waktu dan kesempatan tersebut, Allah _ta’ala_ pun bersumpah dengannya.

Rasulullah _shallallahu ‘alaihi wasallam_ juga telah sampaikan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dari sahabat Abu Hurairah
_”من حسن إسلام المرء تركه ما لا يعنيه”_
_”Salah satu tanda baiknya Islam seseorang adalah ia meninggalkan perkara yang tidak mendatangkan manfaat bagi dirinya.”_

Ada sebuah untaian nasihat yang sangat menarik dalam kata mutiara _”waktu yang telah berlalu tak akan pernah kembali.”_

Sudah menjadi kewajiban bagi seorang muslim untuk lebih peduli terhadap waktu yang ia miliki, agar tidak ada penyesalan di kemudian hari sebagaimana penyesalan orang-orang yang merugi.

»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»»
_”setangkai nasihat untuk diriku dan dirimu_”

Akhukum fillah
_Saifullah gmd_

بارك اللّه فيكم🌹🌹

"Karena Ia Tak Kan Kembali" table of contents

  1. Karena Ia Tak Kan Kembali
  2. Page 2
  3. Page 3

0 comments on “Karena Ia Tak Kan KembaliAdd yours →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *